RSS

Top Artikel Seliante's:

Cari Blog Ini

Candi Ijo: Candi Tertinggi di Jogjakarta

Minggu, 20 Februari 2011.
Jogjakarta sangat kaya dengan peninggalan purbakala, hanya saja kurang promosi sehingga sangat sedikit peminatnya. Candi peninggalan kerajaan Hindu-Budha bertebaran di daerah ini(Terutama di wilayah Jogja bagian timur). Karena kurang di promosikan kebanyakan orang tahu bahwa di Jogja hanya ada Candi Prambanan, atau sebagian juga ada yang berpikiran selain Candi Prambanan di Jogja ada Candi Borobudur.

Kalau Candi Borobudur berada di wilayah Jogja, itu salah besar, karena candi Borobudur berada di Kabupaten Magelang provinsi Jawa Tengah. Candi Borobudur lebih dekat ke Jogja ketimbang Semarang(ibukota Provinsi Jawa tengah), Wisatawan ke Jogjakarta dulu baru ke Borobudur, makanya ada yang menganggap Borobudur objek wisata di Jogjakarta.

Objek wisata Candi gak Cuma candi Borobudur dan Candi Prambanan saja, masih banyak Candi-candi lain yang gak kalah menarik untuk di kunjungi. Walaupun gak sebesar kedua candi tersebut tapi tetap saja menarik karena memiliki ciri khas tersendiri.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Mamasa Tujuan Wisata di Sulawesi Barat

Minggu, 20 Februari 2011.
Mamasa secara lokal tidak kalah kaya dengan daerah tetangganya itu (Tana Toraja-pen) dan Polmas pada sektor potensi seni budaya dan wisatanya. Karena Mamasa secara geografis juga berada pada letak dan posisi strategis yang sama.

Dengan terberntuknya Propinsi Sulawesi Barat (Sulbar) sangat memberikan peluang dan kesempatan berharga bagi Kabupaten Mamasa untuk mengangkat sektor Pariwisata dan perekonomian. Apalagi mamasa berbatasan langsung dengan Tana Toraja, salah satu daerah tujuan wisata.

Sama halnya dengan kekayaan obyek wisata dan varian lainnya yang terdapat di daerah itu sehingga diyakini akan mampu memajukan kedua sektor tersebut sebagai aset investasi seni dan budaya Mamasa yang kemudian akan disulap menjadi sebuah daerah kebanggaan segitiga emas lintas kabupaten dan propinsi.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Suku Bugis

Minggu, 20 Februari 2011.
Kebanyakan masyarakat Suku Bugis beragama Islam. Dari aspek budaya, suku bugis memiliki bahasa sendiri yang dikenal dengan sebutan `Bahasa Ugi`, yang memiliki tulisan huruf Bugis, yang diucapkan dengan bahasa Bugis sendiri. Huruf ini sudah ada sejak abad ke-12, ketika melebarnya pengaruh Hindu di Indonesia.

Penduduk Sulawesi pasti sudah mengenal Suku Bugis, tetapi bagi Anda yang berasal daerah lain apakah Anda mengetahui bahwa suku Bugis atau rumpun Bugis itu tidak hanya ada satu suku melainkan 14 suku rumpun Bugis. Suku-suku tersebut antara lain, Suku Bentong, Bugis, Campalagian, Duri, Enrekang, Konjo Pagunungan, Konjo Pesisir, Luwu, Maiwa, Suku Makassar, Mamuju, Mandar, Pannei dan Ulumanda.

Suku Bugis gemar merantai. Jangan terkejut kalau mereka ada di propinsi maluku di Indonesia, baik di Jawa, Sumatera, Kalimantan, bahkan sampai ke Manca Negara, dalam hal ini Afrika Selatan.

Mungkin itu salah satu sebabnya mereka dikait-kaitkan dengan perahu pinisi, armada pelayaran rakyat. Pinisi diambil dari salah satu kota yang pernah mereka singgahi, dalam hal ini negara Italia, dengan kotanya Venice. Suku Bugis biasanya mengabadikan nama-nama tempat yang penuh kenangan atau mempunyai kesan istimewa pada perahunya, mereka juga mengidentikan perahunya dengan sejenis ikan yang berenang sangat cepat di laut lepas. Berharap perahunya dapat berjalan/berlari secepat ikan tersebut sehingga banyak pula dari mereka yang menamakan perahunya dengan nama `Pinisi Palari`.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...